Kasih.......
Kutemui kau di suatu malam
Malam dingin yang menusuk
Kau duduk tenang di kursi itu
Kau biarkan aku menatapmu
Kau biarkan aku memegang tanganmu
" Jangan menatapku seperti itu, nanti kamu terpesona " katamu
Aku hanya tersenyum dalam diam
Ada sesuatu yang aku suka darimu
Dan kau tak perlu tahu apa itu.....
Kasih.....
Malam semakin menjadi dingin....
Kau menggigil.......
Kau kencangkan jaketmu..... " Dingin" katamu
Kau biarkan aku menatapmu dalam
"Jangan menatapku seperti itu, nanti tambah terpesona " katamu padaku
Aku hanya mampu tersenyum saja
Karena ku tahu senyummu penuh makna untukku
Kasih...........
Malam semakin dingin menusuk tulang
Ingin rasanya tangan kokohmu kuraih
Lalu kuingin kau ......
Memelukku.............
Mendekapku......
Dalam dingin yang mengasyikan
Sesungguhnya aku ingin semua itu
Dan kubiarkan akhirnya keinginan itu
Berbaur dan menyatu dalam dingin yang hening
Kasih......
Ketika masih ada dingin yang tersisa
Dalam sepi aku mendesah dalam-dalam
Kenapa kau tak jua tahu apa mauku
Dada ini......
Berdetak kencang
Bergemuruhhhhhh
Berdeguppppppppp
Tak mampu melawan hati.....
Ingin rasanya memelukmu dalam-dalam
Tapi kau juga tak mengerti maunya aku
Kasih......
Dalam dingin yang masih tercecer
Ada tanyaku untukmu....
Apakah sapa dan tatapmu untukku
Adalah ruang untuk membuat rindu dan gelisah ini terlampiaskan...?
Apakah....
Setelah sapa dan tatap mu mengakhiri semuanya
Ketahuilah kasih...
Rindu dan gelisah ini selalu ada untukmu tanpa akhir
Biarkan rindu ini menggunung......
Biarkan dia mengalir dari sudut hatiku yang terdalam
Biarkan semuanya bersatu dalam kepundan hati ini
Kasih......
Ketika dingin benar-benar berhenti......
Kuraba kakimu.....tetap dingin...dingin
Aku mendesah semakin dalam
Kembali kutatap dirimu semakin dalam
Sedalam kasihku padamu.....
" Jangan menatapku seperti itu, nanti nggak mampu meninggalkanku " katamu
Achhhhhhhhhhhhh..........
Achhhhhh...........
Kasih .....
Tidakkah kau tahu
Nafasmu......
Senyummu....
Tawamu....
Rindumu...
Nyanyianmu...
Bahkan marahmu.....
Adalah sebuah " asa " untuk hidupku
Kasih ....
Aku tak mampu berjarak denganmu
Kau hadir dalam setiap hembusan nafasku
Diantara detak jantung yang pilu merindumu
Hanya satu yang kupinta darimu
" Sisakan ruang hati untuk ku di sudut hatimu "
Hanya itu ......
Tak ada yang lain........
Surabaya, 21 Nov 2009
Minggu, 29 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar