Minggu, 29 November 2009

" You "



Saat aku merasa sendiri..
Dalam keadaan sunyi, sepi dan senyap...
Kembali khayal tentang mu hadir
Tentangmu .....
Yang mengisi hari-hari senduku
Tentangmu....
Yang menghapus tangisku
Yang menghapus lukaku
Yang mengobati lukaku
Tentangmu......
Yang kembali menyatukan Asaku
Semuanya tentangmu......
Tentangmu dan tentangmu
Tak ada yang lain......
Achhhhhhhhh..........
Tak kupungkiri lagi " tentangmu "
Yang selalu ada dalam denyut nadiku......

Ponty, 26 Nov 2009

" Dingin "

Kasih.......
Kutemui kau di suatu malam
Malam dingin yang menusuk
Kau duduk tenang di kursi itu
Kau biarkan aku menatapmu
Kau biarkan aku memegang tanganmu
" Jangan menatapku seperti itu, nanti kamu terpesona " katamu
Aku hanya tersenyum dalam diam
Ada sesuatu yang aku suka darimu
Dan kau tak perlu tahu apa itu.....

Kasih.....
Malam semakin menjadi dingin....
Kau menggigil.......
Kau kencangkan jaketmu..... " Dingin" katamu
Kau biarkan aku menatapmu dalam
"Jangan menatapku seperti itu, nanti tambah terpesona " katamu padaku
Aku hanya mampu tersenyum saja
Karena ku tahu senyummu penuh makna untukku

Kasih...........
Malam semakin dingin menusuk tulang
Ingin rasanya tangan kokohmu kuraih
Lalu kuingin kau ......
Memelukku.............
Mendekapku......
Dalam dingin yang mengasyikan
Sesungguhnya aku ingin semua itu
Dan kubiarkan akhirnya keinginan itu
Berbaur dan menyatu dalam dingin yang hening

Kasih......
Ketika masih ada dingin yang tersisa
Dalam sepi aku mendesah dalam-dalam
Kenapa kau tak jua tahu apa mauku
Dada ini......
Berdetak kencang
Bergemuruhhhhhh
Berdeguppppppppp
Tak mampu melawan hati.....
Ingin rasanya memelukmu dalam-dalam
Tapi kau juga tak mengerti maunya aku

Kasih......
Dalam dingin yang masih tercecer
Ada tanyaku untukmu....
Apakah sapa dan tatapmu untukku
Adalah ruang untuk membuat rindu dan gelisah ini terlampiaskan...?
Apakah....
Setelah sapa dan tatap mu mengakhiri semuanya
Ketahuilah kasih...
Rindu dan gelisah ini selalu ada untukmu tanpa akhir
Biarkan rindu ini menggunung......
Biarkan dia mengalir dari sudut hatiku yang terdalam
Biarkan semuanya bersatu dalam kepundan hati ini

Kasih......
Ketika dingin benar-benar berhenti......
Kuraba kakimu.....tetap dingin...dingin
Aku mendesah semakin dalam
Kembali kutatap dirimu semakin dalam
Sedalam kasihku padamu.....
" Jangan menatapku seperti itu, nanti nggak mampu meninggalkanku " katamu

Achhhhhhhhhhhhh..........
Achhhhhh...........

Kasih .....
Tidakkah kau tahu
Nafasmu......
Senyummu....
Tawamu....
Rindumu...
Nyanyianmu...
Bahkan marahmu.....
Adalah sebuah " asa " untuk hidupku

Kasih ....
Aku tak mampu berjarak denganmu
Kau hadir dalam setiap hembusan nafasku
Diantara detak jantung yang pilu merindumu
Hanya satu yang kupinta darimu
" Sisakan ruang hati untuk ku di sudut hatimu "
Hanya itu ......
Tak ada yang lain........


Surabaya, 21 Nov 2009





" Tentangmu "



Kamu.......
Ketika gerimis datang di senja itu
Di sudut kamar aku sendiri menunggumu
Dalam sepi..........
Dalam sunyi..............
Dalam senyap.......
Hanya hati yang bicara
" I need you "

Kamu....
Ketika gerimis tak juga berhenti....
Di sudut kamar aku masih menantimu
Dalam lelah hati ini....
Dalam lelah jiwa ini....
Masih kuyakini engkau selalu ada untukku
Hanya hati nurani yang bicara
" Nothing I can do without you "

Kamu.....
Ketika gerimis meninggalkan basah
Di sudut kamar aku masih setia menantimu
Dalam resah jiwa ini ..........
Dalam gundah hati ini ..............
Masih saja kuyakini kau selalu ada untukku
Hanya batin yang bicara
" Please dont leave me......"


Surabaya, 19 Nov 2009


Selasa, 24 November 2009

Aku

Dalam sepi aku termangu
Dalam sepi aku membisu
Dalam sepi aku mengeja
Dalam sepi aku bertanya
"Aku ini milik siapa...?




Surabaya, 19 Nov 2009

Sunyi

Sepi....
Sunyi....
Senyap......
Akhirnya Mati.....



Surabaya, 20 Nov 2009